- Tekan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda
- Perkuat Pendidikan Kesehatan di Trenggalek
- Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Perairan
- Prodi Blitar Mengadakan Kuliah Tamu Internasional Online
- Tingkatkan Mutu Pelayanan, Prodi S.Tr Keperawatan Lawang Polkesma Sosialisasi Keselamatan Pasien dan
- Lahirkan Ners Berintegritas
- Perkuat Wawasan Global
- Pengabmas Wilayah Binaan Jurusan Keperawatan Tahap 2 di Desa Klepu, Kabupaten Malang
- Upaya Pencegahan Stunting & Deteksi Dini Diabetes Melitus Oleh Jurusan Keperawatan
- Empat Tahun Mengawal Mutu: Apresiasi bagi Kepemimpinan Jurusan Keperawatan dan Para Kaprodi
Prodi Blitar Mengadakan Kuliah Tamu Internasional Online
Angkat Topik Caring Behavior pada Pasien Ulkus Diabetikum

BLITAR — Program Studi D-III Keperawatan Blitar Poltekkes Kemenkes Malang memperkuat komitmennya dalam pengembangan wawasan global melalui peningkatkan kompetensi keperawatan diabetes. Hal ini diwujudkan lewat gelaran Kuliah Tamu Internasional secara daring yang mengangkat tema “Caring Behavior in Caring for Patients with Diabetic Ulcers: Nurse Compassionate Care, Better Healing” pada Rabu (19/8/2026).
Agenda akademik yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan pakar keperawatan internasional, Prof. Dr. Faridah Mohd Said dari School of Applied Science and Nursing, Lincoln University College, Malaysia. Jalannya diskusi dipandu oleh Ns. Agus Khoirul Anam, M.Kep. selaku moderator, serta dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Program Studi D-III Keperawatan Blitar, Ns. Tri Cahyo Sepdianto, M.Kep., Sp.KMB.
Kuliah tamu ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa tingkat 1 dan 2 Prodi D-III Keperawatan Blitar serta mahasiswa dari lingkungan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang.
Dalam pemaparannya, Prof. Faridah mengulas secara mendalam komplikasi ulkus diabetikum, mulai dari faktor risiko, tata cara pengkajian luka, hingga strategi penatalaksanaan terpadu. Beliau menekankan pentingnya pemeriksaan komprehensif terhadap kondisi luka, tingkat perfusi dan sensasi jaringan, kontrol kadar gula darah, asupan nutrisi, mobilisasi, hingga pemilihan alas kaki yang tepat bagi pasien.
Lebih lanjut, beliau menggarisbawahi bahwa aspek caring behavior, compassionate care, serta komunikasi terapeutik merupakan fondasi utama dalam pelayanan keperawatan pasien ulkus diabetikum. Pendekatan perawat tidak hanya berfokus pada tindakan medis dan penyembuhan luka semata, melainkan juga pemberdayaan pasien dan keluarga melalui edukasi untuk meningkatkan perawatan mandiri (self-care), mencegah potensi infeksi, serta meminimalkan risiko amputasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memadukan pemahaman teoritis, tindakan klinis, dan empati keperawatan dalam merawat pasien Diabetes Melitus secara profesional.
Penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini sekaligus mendukung pencapaian visi Prodi D-III Keperawatan Blitar untuk menjadi program studi unggulan di bidang Keperawatan Diabetes Melitus yang menghasilkan lulusan berdaya saing global pada tahun 2029. Selain itu, kolaborasi dengan mitra internasional ini sejalan dengan misi kampus dalam menerapkan pembelajaran inovatif berbasis teknologi dan memperluas jaringan kerja sama akademis tingkat dunia.
Video Terkait:

.png)



